busana muslim syari untuk remaja

Busana muslim syari untuk remaja – Masa remaja dan pra remaja adalah masa-masa rawan bagi perkembangan manusia. Pada masa itulah seorang anak merasa sudah cukup dewasa untuk hidup tanpa pengawasan orang tuanya, meski kenyataannya pola pikir mereka tetap saja masih khas anak-anak.  Pada masa itu seorang anak tidak lagi memandang orang tua sebagai panutan baru, tapi mulai mencari sosok lain untuk diidolakan dalam hidup mereka. Pada masa ini saeorang anak tidak lagi mencari persetujuan orang tua maupun guru mereka, tapi mereka akan mencari persetujuan dan penerimaan dari teman sebaya.

Padahal masa remaja berarti adalah saat dimana seseorang dianggap dewasa, dimana dia akan mendapatkan dosa atas perbuatan buruknya dan memperoleh pahala pada setiap amal baiknya. Karena itu orang tua memang harus punya trik khusus dalam memperlakukan mereka, termasuk peraturan dalam hal berpakaian. Sebagai anak muda, para remaja seringkali berpendapat bahwa busana muslim syar’ie cenderung out of date dan membosankan. Karena itu selain memberikan pemahaman agama yang benar, kita juga perlu menyesuaikan busana mereka berdasarkan selera. Tentu saja dengan tidak melanggar kaidah agama.

Sisi positifnya, sekarang banyak sekali desainer busana muslim yang memang fokus pada lini remaja. Dan kita bisa melihat desain mereka sebagai acuan buat anak-anak kita.  Seperti Dian pelangi yang terkenal dengan kombinasi warna-warna cerahnya. Biasanya dia memadukan rok lebar semata kaki dipadu dengan blouse. Biasanya dian Pelangi mengkombinasikan rok batik/bermotif dengan blouse polos dengan warna yang serasi lengkap dengan kerudungnya. Beberapa desainnya menggunakan belt ataupun aksen pita di pinggangnya.

Pada beberapa desainnya dia juga menggunakan rok lebar polos dengan blouse atau balero bermotif ramai yang menarik perhatian. Gamis yang dia buat selalu bernuansa remaja dengan warna-warna cerah dan model yang praktis tapi modis. Tak jarang dia juga membuat desain celana panjang dari bahan yang nyaman dilengkapi dengan kaos dan kardigan. Sehingga anak-anak remaja tetap nyaman dan bisa bergerak bebas seperti halnya anak-anak sesusia mereka.

Atau mungkin kita bisa juga melihat desain Hana Tajima, Muslimah Inggris berdarah Jepang yang sukses dengan line remaja “Modest Wear”nya.  Desainnya didominasi oleh celana panjang longgar ataupun kulot yang dipadu dengan blouse, blazer ataupun atasan bernuansa kimono. Berbeda dengan Dian Pelangi yang tampil serba cerah, Hana Tajima lebih menyukai kombinasi warna polos ataupun warna-warna pastel.

Beberapa rok dan dress yang dia buat rata-rata memiliki desain yang simpel dengan warna-warna netral yang mudah dipadu padankan baik dengan tunik, outer panjang maupun kardigan yang lagi-lagi cenderung berwarna polos. Sedikit sentuhan tradisional berupa baju kurung maupun kebaya kadang kala dia tambahkan, tapi sisi simpel dan nyamanlah yang selalu dia tonjolkan.

Bahkan jika putri kita memiliki bakat menggambar yang tinggi, dia juga bisa mendesain sendiri pakaian sehari-harinya. Tentu saja untuk model dan bahan harus berkomunikasi dulu dengan orang tuanya, sehingga dia bisa mendapatkan bahan yang nyaman tapi juga sopan. Dengan demikian dia akan merasa kebutuhannya untuk diakui sebagai manusia dewasa terakomodir oleh orang tuanya.

Kita perlu menekankan pada anak-anak kita tentang definisi kesopanan kecantikan menurut kaidah Islam, sehingga kelak dia punya pijakan nilai moral yang kuat dalam hidupnya. Karena harus diakui, budaya barat yang dianggap modern akan selalu mendefinisikan kecantikan wanita hanya dari segi seksualitas belaka, tanpa memperhatikan sisi intelektualitas dan aspek kehidupan lainnya.

LEAVE A REPLY