Wanita Muslimah – Menjadi perempuan berhijab memang banyak tantangannya. Terutama bagi para muslimah di negara dengan jumlah umat Islam minoritas. Hal itu dialami oleh Aml Elsokary, seorang wanita muslimah di Amerika Serikat yang berprofesi sebagai polwan di New York City.

Elsokary menerima ancaman berbau ras dari seorang warga kulit putih bernama Christopher Nelson. Saat itu, Elsokary mengantar anaknya yang berusia 16 tahun di kawasan Bay Ridge. Dua lelaki lantas mendatangi dia dan berteriak.

“Aku akan memotong lidahmu! Kembalilah ke negaramu!” teriak salah satu dari mereka seperti dikutip MuslimGirl.com

Kepolisian langsung bertindak cepat. Nelson, salah satu dari pelaku, ditangkap beberapa saat kemudian dengan tuduhan hate speech alias ujaran kebencian. Wali Kota New York City Bill de Blasio ikut mendukung penangkapan tersebut. Dia bahkan bercuit di akun Twitter miliknya dengan tagar #NotInOUrCity alias Tidak di Kota Kami.

“Aml Elsokary adalah salah satu dari 900 polisi muslim di Kepolisian New York City. Mereka melindungi kita. Mari beri dukungan kepada dia dan keluarganya. Telepon 311 jika ada informasi gangguan serupa,” katanya.

Elsokary menjadi polisi wanita (polwan) muslimah idola di salah satu kota terbesar di AS tersebut. Itu terjadi setelah dia menyelamatkan bayi dan seorang lelaki dalam sebuah kebakaran gedung pada 2014 lalu.

LEAVE A REPLY