Aulia Lovers – Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk belajar bisnis busana pada umumnya? Kalau anda bertanya pada Bu Wina Suryanto, maka jawabannya bisa jadi seumur hidup. Karena selalu ada hal-hal baru yang harus dipelajarinya, mulai dia bekerja di outlet salah satu produsen busana muslim semasa kuliah hingga sekarang Alhamdulillah sudah punya outlet sendiri.

Kecintaannya pada dunia enterpreneurship dimulai sejak dia masih sangat muda, dengan membantu ibunya berjualan kue pada teman-teman SMAnya. Ketika masuk kuliah di jurusan PGTK Univesitas Adi Buana, dia masih menyempatkan waktu bekerja di outlet sebuah produsen pakaian, Annida namanya.

Disana dia belajar tentang memanage toko dan menambah pengetahuan tentang seluk-beluk dunia fashion. Dari sinilah kecintaannya pada dunia busana tumbuh dan mulai berkembang. Usahanya dimulai dengan membawa berbagai macam rok untuk dijual kepada teman-teman kuliahnya.  Dari hasil berjualan rok ini dia bisa membayar uang semesternya sendiri, mengeluarkan dana foto kopi dan membeli pakaian untuk dirinya sendiri.

Perkenalannya dengan Aulia Fashion dimulai pada tahun 2013. Waktu itu Bu Wina mencoba salah satu produk Aulia, Jilbab Olivia. Motivasinya murni coba-coba, apalagi harganya relatif murah pada saat itu. Ternyata jilbab ini sangat nyaman dipakai, karena menggunankan bahan rayon. Kemudian dia mencoba menawarkan produk lainnya seperti KCB, Azzalea dan gamis ST54 pada mitra-mitranya, yang Alhamdulillah disambut dengan antusiasme tinggi.

Sejak saat itu, Bu Wina praktis menjadi penggemar tetap produk – produk Aulia Fashion yang diakuinya sangat nyaman dipakai. Hingga saat ini, produk Aulia menempati sebagian besar space outletnya. Produk lain hanya sebagai pelengkap saja.  Dan usahanya yang dia sebut “berjalan rata-rata” saja itu mampu menghasilkan omzet 60 – 80 jt rupiah per bulannya.  Sungguh prestasi yang jauh dari rata-rata.

Bagaimana caranya mencapai jumlah sebesar itu? Apalagi saat ini berjualan secara online di media sosial luar biasa banyak pesaingnya. Rupanya Bu Wina memegang prinsip  “Berjualan secara elegan” dengan sangat tegas. Dia belajar selling, marketing, dan covert selling melalui beberapa kelas online yang dia ikuti.

Dari pelajaran online itulah dia belajar bagaimana beriklan tanpa membuat orang  lain terganggu, bagaimana menjaga loyalitas pelanggan lama sambil terus mencari pelanggan baru, bagaimana menginfokan produk-produk baru tanpa memberi kesan memaksa pada orang-orang yang dikenalnya dan seterusnya.

“Costumer itu tidak suka ditawarin, meski sebenarnya mereka suka belanja.” Begitu katanya. Maka cara terbaik menggaetnya adalah dengan mempengaruhinya secara tidak langsung, tanpa sadar bahwa kita sedang berjualan padanya.  “Tidak memaksa tapi tetap proaktif.” Begitulah prinsipnya.

Maka tak heran jika ditengah kelesuan ekonomi yang melanda dunia usaha di Indonesia secara global, Bu Wina sunaryo masih tangguh bertahan.  Karena dunia akan selalu berubah, menuntut orang untuk terus belajar dan belajar sehingga tidak tergilas olehnya.

Kembali ke produk-produk Aulia Fashion, Bu Wina merasa sangat terbantu dengan munculnya produk-produk baru yang terus berganti. Meski diakuinya beberapa produk seperti Jilbab Beaty Wave dan Jilbab Sumayya selalu ada pelanggan tepatnya.

Dan menjadi Agen Khusus Aulia Fashion tidak akan tercapai jika dia tidak menjadi penggemarnya. Disini dia mengaku memiliki hampir semua koleksi produk Aulia.  Sejauh ini, apakah produk Aulia favoritnya?

“Gamis humaira.” Jawabnya. “Karena saya merasa sangat anggun pakai gamis ini. Bahan koshebonya dan potongan umbrellanya bikin saya PD aja.” begitu tuturnya. Bu Wina berencana memakainya pada acara gathering Absolutely Fabulous 2017 tanggal 18 Februari mendatang. Well, semoga sukses di acara itu, Bunda.

LEAVE A REPLY